United Nations Information Centre - Jakarta
 

Kepala UNESCO sesali pembunuhan terhadap pejabat tinggi kebudayaan Irak

 

26 Agustus - Kepala badan kebudayaan PBB pada hari Selasa (26/08) mengutuk keras pembunuhan terhadap pejabat tinggi Pemerintah Irak yang telah lama bertugas melindungi dan memelihara peninggalan budaya negaranya.

Kamel Shiya, 57, seorang penasehat Kementerian Kebudayaan Irak, tewas ditembak oleh penembak yang tak dikenal di pusat Baghdad pada hari Sabtu (23/08) siang.

Direktur-Jenderal untuk Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) Koїchiro Matsuura mengeluarkan sebuah pernyataan yang menggambarkan pembunuhan tersebut sebagai kejahatan yang memerangi masyarakat Irak dan merupakan sebuah kehilangan yang mendalam bagi UNESCO.

 “Mereka yang membunuh pemimpin pembangunan Irak harus dilihat sebagai: penjahat yang menentang kepentingan rakyat Irak,” tutur Matsuura, ketika menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga, kerabat dan rekan dari Shiya,  

 “Shiya adalah seorang pekerja yang mengabdi kepada masyarakat dan memiliki komitmen untuk menyelamatkan peninggalan budaya Irak yang kaya,” Matsuura menambahkan. 

Semenjak tahun 2003, Shiya - yang juga merupakan filsuf karena keadaan dan kritikus budaya terkemuka - bekerja sebagai penghubung UNESCO di dalam Kementerian Kebudayaan. Beliau juga pernah menduduki jabatan di Komite Koordinasi Nasional Perlindungan Peninggalan Budaya Irak.

Diterjemahkan oleh Cita Rianti