![]() |
|
Ban suarakan keprihatinan setelah kekerasan mematikan di Gaza dan Israel bagian selatan |
||||
|
30 Oktober 2011 – Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon menyatakan keprihatinan mendalam pada hari Minggu (30/11) atas eskalasi kekerasan terakhir dan pertumpahan darah baik di Israel bagian selatan dan di Jalur Gaza yang telah dilaporkan meninggalkan sekitar ratusan orang tewasl. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara beliau, Ban mengutuk serangan roket yang diluncurkan dari dalam Gaza, yang telah menewaskan seorang warga sipil Israel di bagian selatan negara, dan memanggil untuk penghentian serangan sepenuhnya. Beliau juga mendesak Israel untuk melakukan pengendalian maksimum setelah pasukan militer dilaporkan membunuh 10 orang dugaan militan di Gaza. |
|||
“Beliau berharap bahwa para pihak akan menghormati ketenangan sebagaimana diperantarai oleh Mesir,” pernyataan mencatat, mengacu pada gencatan senjata yang diatur oleh Mesir. Ban menambahkan bahwa Kantor Koordinator Khusus untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, dikepalai oleh Robert Serry, tetap secara aktif terlibat dengan Rakyat Israel dan Palestina dalam mendukung usaha untuk menghentikan kekerasan. Serangan mematikan telah terjadi hanya beberapa minggu setelah Rakyat Israel dan Palestina sepakat untuk bertukar tahanan dimana pejabat senior PBB mengatakan bahwa mereka berharap hal ini akan memimpin kedua belah pihak untuk membuat keputusan berat lebih lanjut menuju kesepakatan damai akhirnya untuk mengakhiri konflik berkepanjangan.
Diterjemahkan oleh Marita Kurniasari Permata Dewi |
||||
|
||||