![]() |
|
Ban sambut perjanjian antara Sudan dan Sudan Selatan atas kawasan pertikaian di Abyei |
||||
|
10 September 2011 – Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon pada hari Sabtu (10/09) menyambut baik sebuah perjanjian antara Sudan dan Selatan Sudan untuk menarik semua pasukan dari kawasan pertikaian di sekitar Abyei, sebuah sumber ketegangan yang telah lama ada. Pemerintah kedua Negara mencapai sebuah kesepakatan pada hari Kamis (8/09) di Addis Ababa, Etiopia, yang difasilitasi oleh Panel Tingkat Tinggi Uni Afrika, yang dipimpin oleh mantar presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (10/09) oleh juru bicaranya, Ban memuji kedua pemerintah atas perjanjian tersebut, dimana termasuk meluncurkan sebuah penyelidikan bersama atas Abyei. |
|||
Ban menyambut baik upaya panel Uni Afrika”dalam membantu kedua pihak mengadopsi modalitas” komite penyelidik dan menyetujui sebuah durasi untuk menarik semua kekuatan dari kawasan Abyei yang dimulai pada hari Minggu (11/09) Abyei berkedudukan didalam Sudan tetapi dip rotes oleh Sudan Selatan, yang telah memerdekaan diri dari Sudan pada tanggal 9 Juli. Sebuah referendum Status diadakan di bulan Januari tahun ini, tetapi tidak pernah datang di tengah perselisihan tentang hak pemilih. Puluhan orang telah terbunuh tahun ini akibat bentrokan di Abyei dan daerah sekitarnya, serta lebih dari 100,000 orang telah meninggalkan tempat tinggalnya. Dewan Keamanan member wewenang atas pembentukan sebuah misi perdamaian yang baru, Pasukan Keamanan Interim PBB untuk Abyei (UNISFA), untuk mencoba mengurangi kekerasan dan ketidakamanan. |
||||
|
||||