Bantuan global bagi usaha perdagangan penting untuk pembangunan, tutur Ban saat rapat peninjauan

 

19 Juli 2011Sekertaris-Jenderal  Ban Ki-moon pada hari Selasa (07/19) meminta kepada pendonor agar tetap memelihara dukungan mereka terhadap usaha “Bantuan untuk Perdagangan” untuk membantu negara-negara berkembang, khususnya kepada yang sangat miskin, mempercepat pembangunan dan keuntungan pertumbuhan ekonomi global.

Bantuan untuk perdagangan merupakan inisiatif yang diluncurkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) 6 tahun lalu untuk membantu negara-negara berkembang, khususnya negara kurang berkembang, guna mengembangkan keahlian berkaitan-perdagangan yang dibutuhkan dan infrastruktur untuk melaksanakan dan menunjang persetujuan WTO dan memperluas perdagangan mereka.

 

“Bantuan untuk Perdagangan mencerminkan komitmen masyarakat internasional untuk membantu negara-negara berkembang secara aktif di dunia ekonomi dan untuk meyakinkan bahwa semua negara tersebut dapat juga mengambil keuntungan dari pertumbuhan dunia,” Ban mengatakan dalam komentarnya kepada Tinjauan Global WTO atas Bantuan untuk Perdagangan yang dilaksanakan di Jenewa.

Beliau mengatakan bahwa Bantuan untuk Perdagangan sangat penting bagi pembangunan kemitraan global dan menghargai usaha masyarakat internasional untuk memobilisasi sumber daya dibawah kategori ini. Pada hari Selasa (07/19) Bantuan untuk Perdagangan sebesar sepertiga dari bantuan resmi pembangunan (ODA)

“Bagaimanapun, segalanya belum sempurna,” Ban menunjukkan “Sebagaimana kita ketahui sekarang waktunya ketidakpastian ekonomi. Anggaran sangat minim. Tetapi kondisi fiskal yang sulit bukanlah alasan untuk mempengaruhi usaha ini; mereka menggarisbawahi kebutuhan aksi kolektif.”

Mencatat bahwa nilai tahunan dari pertambahan atas Bantuan untuk Perdagangan telah melambat, dia mendesak komunitas donator tidak menurunkan tingkat kehadiran bantuan untuk perdagangan.

“Berangkat dari itu, merupakan hal penting untuk memastikan bahwa Bantuan untuk Perdagangan tidak menggantikan bantuan pembangunan yang telah ada.” Beliau menambahkan.

Sekertaris-Jenderal juga menekankan kebutuhan untuk memperhatikan kebutuhan unik dari negara yang kurang berkembang (LDCs) dan yakin bahwa mereka tidak tertinggal. Juga, dia menegaskan kebutuhan untuk sepenuhnya memanfaatkan potensial agar Bantuan untuk Pedagangan meningkatkan keamanan pangan dan nutrisi.

“Dalam semua usaha kita, marilah kita mengingat bahwa mencapai tujuan pembangunan kita pada akhirnya mengenai swasembada dan membantu mereka membantu diri sendiri.” Beliau mengatakan.

“Bersama, mari kita meningkatkan tujuan bersama dalam memastikan bahwa sistem internasional bekerja sangat baik bagi mereka yang sangat membutuhkan.

Ban juga menyatakan dalam zaman intergrasi dan interkoneksi, inisiatif seperti Bantuan untuk Perdagangan harus dilihat bersamaan dengan isu yang terkait seperti perubahan iklim, krisis pangan, kesehatan global dan pemberdayaan gender, serta objektif pembangunan lainnya, termasuk target anti-kemiskinan yang dikenal dengan Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs).

Konfrensi PBB mengenai pembangunan berkelanjutan tahun depan, akan diadakan di Rio de Jeneiro bulan juni akan memberikan kesempatan untuk melakukan itu, tutur Sekertaris-Jenderal, yang telah membuat badan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas utama PBB bulan ini.

Pembangunan berkelanjutan merupakan topik pembicaraan yang diadakan pada hari Selasa (19/07) antara Ban dan Micheline Calmy-Rey, Presiden Switzerland. Mereka membicarakan kinerja  Panel Tingkat Tinggi Sekertaris-Jenderal mengenai Kesinambungan secara Global, , dimana presiden adalah seorang anggota, dan Ban senang mendengar bahwa kerja Panel mengalami kemajuan, menurut juru bicaranya.

Panel yang dibentuk akhir Agustus, ditugasi untuk menemukan jalan untuk mengeluarkan mereka dari kemiskinan seraya membicarakan perubahan iklim dan memastikan bahwa pembangunan ekonomi tersebut bersahabat dengan lingkungan.
Mereka juga mendiskusikan bantuannya kepada negara baru Sudan Selatan, Swiss mendukung inisiatif pembangunan keamanan di Afrika dan Haiti dan peran swiss dalam berbagai upaya mediasi.

Tinjauan Global terhadap Bantuan untuk Perdagangan selama dua hari dibuka pada hari Senin, bertujuan untuk menilai apa saja yang telah dicapai sejak inisiatif diluncurkan di Hong Kong pada Tahun 2005. Forum ini menyatukan para pejabat senior dari WTO, Bank Dunia, Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), Badan PBB untuk Pembangunan Industrial (UNIDO) serta lusin puluhan organisasi perdagangan internasional,  lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan perusahaan swasta.

Diterjemahkan oleh Dinda Aprilita Putri