Dana Kemanusiaan PBB berikan jutaan untuk bantuan makanan di Tanduk Afrika

 

23 July 2011 – Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyalurkan bantuan dana lebih dari $51 juta dolar untuk mengirimkan bantuan makanan kepada ribuan orang yang membutuhkannya dieluruh tanduk Afrika, yang telah terimbas kekeringan yang hebat hingga sebagian Somalia selatan kini mengalami kelaparan.

Pusat Dana untuk Tanggap Darurat (CERF) memberikan $20 juta dolar kepada badan bantuan dan proyek di Somalia, $14.6 juta kepada Ethiopia, $13.6 juta kepada Kenya dan menyisihkan $3.1 juta untuk membantu pengungsi akibat krisis saat ini.

Kantor Urusan Humaniter PBB (OCHA) mengatakan pada hari Jumat (22/07) bahwa dana telah dikirimkan selama dua minggu terakhir dalam menanggapi krisis yang menyebar di kawasan tersebut, dimana curah hujan lebih rendah dari biasanya selama setahun ini.

Dana sebesar $51 juta dapat dipergunakan mengirimkan bantuan makanan sebanyak 40,000 ton, serta untuk mendukung lainnya seperti air, kebersihan dan proyek vaksinasi ternak, menurut OCHA.

Diperkirakan sekitar 11.6 juta orang kini memerlukan bantuan di Somalia, Ethiopia, Kenya dan Djibouti, dan pada hari Rabu, PBB mengumumkan adanya kelaparan di dua kawasan di Somala-Bakool Selatan dan Shabelle.

Badan-badan PBB, termasuk Program Pangan Dunia ( WFP), Badan Kesehatan Dunia ( WHO), Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF), telah meningkatkan bantuannya untuk membantu mereka yang membutuhkannya, meski konflik telah membuat beberapa daerah terisolasi.

Pada hari Senin (25/07), para pejabat Tinggi PBB dan perwakilan dari negara donor dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) akan bertemu di Roma untuk sebuah pertemuan tingkat tinggi guna melakukan koordinasi tanggap darurat untuk Somalia dan mengumpulkan dana untuk bantuan.

Pengalokasian dana terkini dari CERF sebesar $30 juta terjadi di Bulan Februari dan maret, ketika banyak badan kemanusiaan melaporkan adanya kekeringan yang terjadi di Tanduk Afrika.

Dibentuk guna menjamin adanya bantuan yang cepat untuk masyarakat yang terimbas krisis dan bencana alam, CERF telah beroperasi sejak tahun 2006 dan mengandalkan bantuan dari Negara-negara Anggota PBB dan sektor swasta.