Kemarin (15/11) Perwakilan Tinggi untuk Bosnia dan Herzegovina, Valentin Inzko, mengatakan pada Dewan Keamanan bahwa negaranya tidak mengalami kemajuan dalam politik yang kebanyakan dikarenakan keengganan politisi-politisi untuk berkompromi dan terlibat dalam dialog.
Beliau juga menunjukkan bahwa mengingat adanya tren negatif dan ketidakstabilan politik, penting bagi EUFOR untuk tetap di tempat demi terus membantu kantor beliau dan organisasi internasional lainnya memenuhi mandat mereka masing-masing.
Dewan Keamanan, dalam resolusinya, “menegaskan kembali bahwa tanggung jawab utama dalam pelaksanaan Perjanjian Perdamaian lebih lanjut bergantung pada otoritas di Bosnia dan Herzegovina itu sendiri.”
Hal tersebut juga memberikan wewenang bagi Negara-negara Anggota untuk mengambil semua langkah-langkah untuk mempertahankan kehadiran EUFOR dan NATO dan untuk membantu kedua organisasi dalam menjalankan misi-misi mereka, dan mengakui hak kehadiran baik EUFOR dan NATO untuk mempertahankan diri mereka sendiri dari serangan atau ancaman serangan.
Diterjemahkan oleh Marita Kurniasari Permata Dewi |