Forum pariwisata PBB dibuka dengan seruan untuk kapitalisasikan potensi industri

 

9 Oktober 2011 - Mengajak pemerintah, donatur, dan institusi keuangan internasional untuk “membuka potensi pariwisata”, Wakil Sekretaris-Jenderal Asha Rose Migiro hari ini memuji kemampuan industri untuk menciptakan pekerjaan, menstimulasi ekonomi, dan mengatasi kemiskinan.

Pada sesi Majelis Umum yang ke-19 Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO), bertempat di Gyeongju, Republik Korea,Migiro mengatakan bahwa pariwisata telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling penting di dunia.

Sepertiga dari negara berkembang, pariwisata adalah sektor ekspor utama, dan industri ini telah bertahan di hadapan krisis ekonomi global, beliau mengatakan.  

“Ada keraguan kecil bahwa tanggung jawab pariwisata memiliki kapasitas yang luar biasa untuk membantu mencapai Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs)”, ujar beliau, merujuk pada serangkaian target global yang disepakati, seperti mengurangi separuh kemiskinan, menghentikan degradasi lingkungan, meningkatkan kesehatan para ibu dan memastikan pendidikan universal, semua dicapai pada tahun 2015.

Migiro, seorang Tanzania, berujar beliau telah melihat sendiri keuntungan yang dapat diberikan pariwisata sedari beliau tumbuh di desa di lereng Gunung Kilimanjaro yang terkenal, dekat dengan dataran Serengeti dan Kawah Ngorongoro.

 “Selama bertahun-tahun saya telah melihat bagaimana pariwisata telah menolong untuk mengubah wajah dari pemandangan indah ini. Penginapan mewah, jalan beraspal dan, ya, pekerjaan. Orang dari seluruh dunia telah melihat keajaiban negara saya -- memang benua Afrika lebih besar -- sebesar kekayaan dan deretan keragamannya akan tradisi dan budaya. Kami telah membangun jembatan pemahaman dan apresiasi.  Ini adalah kekuatan besar pariwisata.”

Wakil Sekretaris-Jenderal mengatakan bahwa, disamping kekuatan ekonomi pariwisata, donatur internasional dan lembaga pengembangan keuangan belum membuat industri ini sebagai daerah prioritas baik dalam pendanaan ataupun keterlibatan.

 “Tidak tinggi juga dalam agenda kebijakan berkelanjutan kita. Mari kita bekerja bersama untuk mengubah ini sehingga kita dapat membuka potensi dari pariwisata? Saya mendorong anda untuk menyokong potensi pariwisata untuk menciptakan lapangan pekerjaan, menarik devisa, investasi, dan mengetahui bagaimana serta merangsang ekonomi lokal.

Beliau menekankan bahwa pariwisata hanya akan berhasil jika sesuai dengan nilai-nilai seperti kebebasan, kesetaraan, toleransi, menghormati alam, dan menghormati martabat manusia.

Diterjemahkan oleh Melissa Santoso