![]() |
|
Irak: PBB sesalkan serangan bom mematikan |
||||
|
5 Januari 2012 – Pejabat tinggi PBB di Irak pada hari Kamis (5/01) secara keras mengutuk serangkaian bom yang terjadi di seluruh negeri selama dua hari terakhir dan menewaskan begtiu banyak orang dan melukai lainnya. Setidaknya 68 orang tewas, menurut laporan media, setelah terjadi ledakan di Baqouba pada hari Rabu (4/01) dan sebuah ledakan yang terjadi pada hari Kamis (5/01) di ibukota Bagdad, serta dipinggiran Nasiriyah. Ledakan bom adalah serangkaian dari serangan mematikan yang terjadi di seluruh penjuru Irak dalam beberapa minggu terakhir, serta telah menimbulkan keprihatinan mengenai ketegangan politik dan sekte. Martin Kobler, Utusan Khusus Sekretaris-Jenderal untuk Irak dan Kepala Misi PBB di Irak (UNAMI), mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengekspresikan kecemasan mengenai kekerasan yang terus berlanjut. |
|||
Korban yang jatuh adalah manusia – perempuan dan laki-laki, pemuda dan anak negeri. “Semuanya setuju bahwa peristiwa kekerasan menurun sejak 2009, tetapi kami tidak membahas mengenai statistik dan angka-angka,” beliau mengatakan. “Korban yang jatuh adalah manusia – perempuan dan laki-laki, pemuda dan anak negeri. Mereka hanya sipil dan bila satu nyawa terbunuh tiap harinya sudah terlalu banyak dan harus segera dihentikan.” Semua rakyat Irak harus bekerjasama “untuk mengakhiri kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Irak,” beliau menekankan. “Saya mendesak semua rakyat Irak untuk berdiri tegak dihadapan mereka yang mempergunakan kekerasan untuk menggagalkan negara Irak menjadi negara yang demokratis, stabil, aman dan sejahtera.” |
||||
|
||||