![]() |
|
PBB minta lebih dari 4 miliar dolar dalam bantuan kemanusian untuk sisa tahun ini |
||||
|
20 July 2011 – Badan bantuan membutuhkan 4.3 miliar dolar untuk membantu mereka yang membutuhkannya di dunia selama setengah tahun ini, Kepala Humanitarian PBB mengatakan pada hari Rabu (20/07), menambahkan bahwa para donator sejauh ini telah memberikan 45 persen dana sumbangan yang telah diminta sejak tahun 2011. Badan PBB dan mitranya telah meminta 7.4 juta dolar untuk keadaan darurat kemanusiaan di beberapa daerah, tetapi jumlah tersebut telah meningkat sejak menjadi 7.9 miliar dolar diakibatkan meningkatnya kebutuhan di beberapa daerah, termasuk di Tanduk Afrika dimana musim kemarau yang parah mengakibatkan 11,5 juta orang membutuhkan bantuan, Valerie Amos, Wakil Sekertaris-Jenderal untuk Masalah Kemanusiaan, menceritakan kepada wartawan di Jenewa. |
|||
Sejumlah 3,6 miliar dolar yang diminta telah diperoleh, tutur Amos setelah membawakan tinjauan tengah tahun atas status pendanaan kemanusiaan kepada Negara Anggota PBB “Kekhawatiran utama kita adalah terdapat ketidakseimbangan yang terus terjadi selama masa krisis,” tutur Amos, yang juga merupakan Koordinator Bantuan Darurat PBB. “Presentasi pendanaan dengan perbedaan kisaran perbandingan antara 29 persen sampai 60 persen Permintaan yang membutuhkan dana paling sedikit adalah untuk Afrika Barat dan permintaan pendanaan untuk Zimbabwe, Djibouti dan Niger. “Kami memperkirakan kebutuhan kemanusiaan di 6 bulan terakhir tahun 2011 dan pada tahun 2012 akan berlanjut, sedikitnya pada tingkat sekarang, sebagai efek dari harga komoditas yang tinggi, kondisi cuaca yang merugikan, bencana dan konflik yang tidak ada hentinya.” tutur Amos. “Sebagaimana saya katakan kepada para donatur selama peluncuran tinjauan tengah tahun, saya harap mereka akan menutup celah penandaan. Hal itu akan membuat perbedaan besar kepada jutaan orang yang harus kita bantu,” beliau menambahkan Peluncuran tinjauan tengah tahun mengenai Proses Imbauan Konsolidasi (CAP) bertepatan dengan klasifikasi darurat kemarau di selatan Somalia dimana kelaparan yang melanda dua daerah. Dalam menanggapi pertanyaan, Amos mengatakan bahwa tingkat malnutrisi anak-anak di daerah selatan Bakool dan di bawah daerah Shabelle di Somalia telah meningkat menjadi 50 persen, dengan tingkat kematian melebihi 6 kematian per 10,000 orang sehari Lebih dari 100,000 anak-anak yang kekurangan gizi telah dirawat di 800 pusat nutrisi diseluruh Somalia antara bulan Januari dan May 2011. Jumlah total sebanyak 554,000 anak-anak di selatan Somalia menderita malnutrisi, beliau menambahkan. Negara negara yang berada di Tanduk Afrika lainnya dilanda-kemarau yang membutuhkan bantuan kemanusiaan adalah Djibouti, Ethiopia, Kenya. Sudan Selatan yang baru-merdeka, Yemen, Pantai Gading, dan Libya, diantara lainnya, juga akan membutuhkan campur tangan yang signifikan tahun ini. Diterjemahkan oleh: Dinda Aprilita Putri |
||||
|
||||