PBB sesalkan dua serangan mematikan terhadap warga sipil Afghanistan selama hari raya Syiah

 

6 Desember 2011 – Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon and misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan mengutuk dengan keras ledakan pada hari Selasa (6/11) di Kabul dan Mazar-i-Sharif yang menyebabkan banyaknya warga sipil yang berkumpul untuk peringatan hari raya Syiah tewas dan terluka.

Kedua ledakan tersebut terjadi sekitar pertengahan hari, menurut laporan media. Seorang pembawa bom bunuh diri menyerang sebuah kuil yang berisi para umat di ibukota, Kabul, dilaporkan menewaskan sedikitnya 54 orang, sementara ledakan yang lain yang menyerang masjid di Mazar-i-Sharif, menewaskan empat orang.

Serangan yang terjadi pada hari raya Syiah, yang memperingati kematian cucu Nabi Muhammad sebagai mártir, Hussein.

“Sekretaris-Jenderal mengutuk dengan sangat keras atas serangan membabibuta terhadap warga sipil dan mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan yang terluka,” juru bicara beliau mengatakan dalam sebuah pernyataan

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) menyatakan belasungkawa sepenuh hati dan menekankan bahwa serangan ini tidak dapat dibenarkan.

“Serangan ilegal dan membabibuta ini sangat tidak dapat diterima dan mereka yang terlibat akan bertanggung jawab penuh atas tewas dan terlukanya warga sipil yang diakibatkan tindakan brutal tersebut,” misi ini menyatakan.

Serangan ini terjadi sehari setelah para pemimpin lebih dari 100 negara dan organisasi-organisasi internasional bertemu di Bonn, Jerman, untuk berjanji terus mendukung Afghanistan dalam upaya mereka membangun kehidupan yang lebih baik, penuh damai dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Diterjemahkan oleh Marita Kurniasari Permata Dewi