![]() |
|
Pada Hari Internasional Pemuda, PBB merayakan peran pemuda dalam menggulingkan diktator |
||||
|
12 Agustus 2011 – PBB menandai Hari Internasional Pemuda pada hari Jumat (12/8) dibawah slogan ‘Ubah Dunia Kita,’ dengan Sekertaris-Jenderal Ban Ki-moon menggarisbawahi “luar biasa” peran pemuda yang telah melakukan sesuatu selama tahun lalu untuk menggulingkan kediktatoran. “Sejauh ini banyak di dunia, lebih dari satu miliar pemuda tidak memiliki pendidikan, kebebasan dan kesempatan yang layak,”kata beliau di dalam pesannya. “Namun, meskipun terdapat berbagai kendala – dan pada beberapa kasus karena mereka – pemuda merupakan mobilisasi di dalam jumlah pertumbuhan untuk membangun masa depan yang baik. Selama tahun lalu, mereka menerima hasil yang menakjubkan, menggulingkan kediktatoran dan mengirim gelombang harapan ke seluruh wilayah dan seluruh dunia.” |
|||
Mengutip pikiran terbuka dan pengetahuan yang kuat dari trend yang muncul dan energi, ide dan keberanian untuk membawa beberapa tantangan yang paling penting dan kompleks yang dihadapi keluarga manusia, Ban mengatakan pemuda “sering kali berpikiran lebih baik daripada generasi tua bahwa kita dapat melampaui agama kita dan keragaman budaya untuk mencapai tujuan bersama. “Mereka membela hak-hak masyarakat yang tertindas, termasuk mereka yang menderita diskriminasi gender, ras dan orientasi seksual,” tambah beliau. “Mereka menghadapi isu sensitive untuk menghentikan penyebaran HIV. Dan mereka sering menjadi pendukung utama keberlanjutan dan gaya hidup hijau. Beliau menyerukan kepada masyarkat internasional untuk melanjutkan berkerja bersama-sama untuk memperluas cakrawala kesempatan untuk pemuda dan menjawab tuntutan sah mereka untuk martabat, pembangunan dan pekerjaan yang layak.” Gagal untuk berinvestasi dalam kepemudaan kita merupakan ekonomi palsu,”beliau mengatakan.”Investasi pada pemuda akan membayar dividen yang besar di masa depan yang lebih baik untuk semua.” “Gerakan Pemuda” yang telah melanda Arab telah menunjukkan kemampuan kaum muda untuk mendorong perubahan,” beliau mengatakan di dalam pesannya. “Perjuangan untuk partisipasi demokratis telah mengguncang rezim yang tahan terhadap tekanan. Gerakan-gerakan ini telah menunjukkan kekuatan aspirasi hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.” Bokova menekankan kualitas pendidikan sebagai point permulaan untuk perjanjian yang positif dan seutuhnya yang dilakukan oleh pemuda. Hari tersebut ditandai dengan penutupan Tahun Internasional Pemuda secara formal yang menjadi puncaknya pada bulan lalu dengan pertemuan tingkat tinggi tentang Pemuda di Majelis Umum. Diterjemahkan oleh Ratna Kartika Sari |
||||
|
||||