Pejabat badan maritim PBB serukan penyelidikan insiden kapal pesiar di pesisir Italia

 

16 Januari 2012 – Pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin (16/1) menyerukan diadakannya penyelidikan menyeluruh terhadap insiden kapal Costa Concordia yang terdampar di pesisir Italia pada akhir minggu lalu.

“Tepat pada saat peringatan tenggelamnya kapal Titanic, sekali lagi kita diingatkan mengenai resiko yang terdapat dalam kegiatan maritime,” Koji Sekimizu, Sekretaris-Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), berkata dalam pidato kepada Subkomite untuk Stabilitas, Beban Muat, dan Keamanan Kapal Nelayan.

Sekimizu menyatakan rasa duka citanya kepada keluarga korban pada insiden tragis yang terjadi pada hari Jumat di dekat Pulau Giglio tersebut.

Enam orang lagi dilaporkan tewas dan setidaknya 16 orang menghilang setelah lambung kapal Costa Concordia robek ketika kapal tersebut terdampar ke darat. Menurut laporan media, totalnya ada 4.200 penumpang dan kru di atas kapal.

“Penyebab insiden ini masih belum dapat ditemukan,” menurut Sekimizu. “Kita harus menunggu hasil investigasi dan tidak berspekulasi pada tahap ini.

“Saya bermaksud menekankan kepada Negara pemilik kapal untuk melakukan investigasi menyeluruh yang melibatkan seluruh aspek kecelakaan ini dan mengemukakan temuan mereka kepada IMO,” beliau menambahkan.

Sekimizu menyampaikan apresiasinya kepada Penjaga Pantai Italia atas tindakan penyelamatan yang mereka lakukan pada malam terjadinya kecelakaan, sambil menambahkan bahwa IMO tidak aka menganggap remeh kecelakaan ini.

“Kita harus memetik pelajaran baik-baik dan, jika perlu, mengkaji-ulang peraturan yang ada mengenai keamanan kapal penumpang besar, berdasarkan hasil temuan investigasi tersebut,” beliau menyatakan.

IMO yang bermarkas di London ini merupakan badan khusus PBB yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan perkapalan, serta pencegahan polusi oleh kapal laut.