Pejabat tinggi PBB di Irak desak adakan dialog guna selesaikan ketegangan

 

4 Januari 2012 – Utusan PBB untuk Irak pada hari Rabu (4/01) menyuarakan keprihatinannya saat beliau bertemu dengan para pejabat senior di kawasan Kurdistan atas jalan buntu politik dan meningkatnya ketegangan sekte.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan beliau dengan Presiden Irak Jalal Talabani di kota Sulymaniya, Utusan Khusus Sekretaris-Jenderal untuk Irak Martin Kobler mendesak semua partai politik di Irak “untuk bekerjasama atas dasar semangat kemitraan” dan menyingkirkan segala perbedaan melalui “sebuah dialog yang berarti.”

Kobler – yang juga kepala dari Misi Bantuan PBB di Irak (UNAMI) – juga melakukan perjalanan ke Kurdistan ibukota kawasan Erbil pada hari Selasa (3/01) untuk bertemu dengan perwakilan Kurdi Irak, termasuk Presiden Kawasan Kurdi Masoud Barzani dan juru bicara Parlemen kawasan tersebut, Kamal Kirkouki. Martin Kobler mendesak semua partai politik

Martin Kobler mendesak semua partai politik di Irak “untuk bekerjasama atas dasar semangat kemitraan” dan menyingkirkan segala perbedaan melalui “sebuah dialog yang berarti.”

Sejak penarikan mundur pasukan AS dari Irak bulan dari negara tersebut, Irak telah menghadapi ketegangtan politik dan sekte.

Bulan lalu, serangkaian ledakan bom terjadi di berbagai lokasi di Bagdad saat jam sibuk di pagi hari dan menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai 180 orang. Beberapa serangan lainnya juga dilaporkan terjadi terhadap politikus Irak dan pejabat Pemerintah akhir-akhir minggu ini.

Kunjungan Kobler pada hari Rabu (4/01) adalah tindakan Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon, yang pada hari Selasa (3/01) mengekspresikan keprihatinannya mengenai ketegangan politik yang berlanjut di Irak dan meminta Pemerintah “untuk lebih memperkuat institusi-yang dipilih secara demokratis.”