Tahanan Israel-Palestina bertukar 'terobosan kemanusiaan' - Ban

 

18 Oktober 2011 – Memanggil pertukaran tahanan pada hari Selasa (19/10) oleh Israel dan kelompok Palestina Hamas “terobosan signifikan dalam kemanusiaan," ujar Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon mengatakan bahwa beliau berharap hal itu akan berdampak luas dan positif terhadap proses perdamaian Timur Tengah yang terhenti.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara beliau, Ban mengemukakan bahwa “beliau telah lama menyerukan untuk mengakhiri penahanan [tentara Israel] Gilad Shalit yang tidak dapat diterima dan juga menyerukan pembebasan tahanan Palestina.”

Hamas pada hari Selasa (19/10) membebaskan Shalit, yang telah ditawan sejak Juni 2006, dengan pertukaran pembebasan lebih dari 1,000 tahanan Palestina oleh Israel. 477 tahanan pertama dibebaskan pada hari Selasa (19/10).

Menanggapi sebuah pertanyaan reporter di Geneva, Ban mengatakan bahwa beliau sangat mendukung aksi pada hari Selasa (19/10) dan menyuarakan harapan bahwa kedua belah pihak akan kembali untuk bernegosiasi supaya mereka dapat menyadari visi kedua Negara, Israel dan Palestina, hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan.

Dalam sebuah pernyataan Ban berterimakasih pada Mesir dan Jerman untuk kontribusinya dalam proses yang menyebabkan pertukaran tahanan.

“Setelah kejadian itu, Sekretaris-Jenderal berharap bahwa langkah-langkah yang lebih luas akan diambil untuk menghentikan penutupan Gaza dan memungkinkan rekonstruksi. Beliau terus-menerus memanggil mengenai hal yang sama untuk mengakhiri penyelundupan senjata dan memelihara perdamaian antara Israel dan Gaza.”

 

Diterjemahkan oleh Marita Kurniasari Permata Dewi