Utusan PBB sambut baik putusan atas pemerkosaan dan pembunuhan selama konflik Bosnia

 

9 November 2011 –  Utusan yang memimpin PBB  untuk memerangi kekerasan seksual dalam konflik pada hari Rabu (9/11) menyambut sanksi yang diberikan kepada mantan tentara Serbia Bosnia atas pembunuhan, pemerkosaan dan perbudakan selama konflik Balkan di tahun 1990-an.

Sasa Baricanin dinyatakan bersalah dan dihukum penjara selama 18 tahun oleh pengadilan di Bosnia dan Herzegovina atas berbagai kejahatan perang yang dilakukan di kota Sarajevo pada tahun 1992-93, menurut laporan media.

Dalam sebuah pernyataan, Margot Wallström, Utusan Khusus Sekretaris-Jenderal untuk Kekerasan Seksual dalam Konflik, mengatakan keputusan tersebut mengirimkan sebuah pesan tegas bahwa keadilan harus selalu ditegakkan untuk para korban seksual.

Namun beliau mengingatkan bahwa puluhan ribu korban dari konflik Balkan, belum mendapatkan keadilan.

“Hingga saat ini, ada 30 tuntutan terhadap sekitar 50.000 pemerkosaan selama perang tersebut,” tutur beliau. “Saat langkah-langkah positif telah diambil oleh Pengadilan Kejahatan Perang di Sarajevo dalam keputusannya, langkah keadilan bagi mereka yang selamat dari kekerasan seksual berjalan sangat lambat.”

Wallström memberikan penghormatan kepada para saksi mata yang memberikan saksinya di dalam kasus Baricanin.

“Sepenuhnya, tindakan mereka memberikan sumbangan guna memperkuat perundang-undangan di Bosnia sebagai satu kesatuan. Sangatlah penting perihal tersebut dan para saksi lainnya mendapatkan perlindungan hukum secara peunuh, dan saya percaya bahwa pihak terkait akan mengambil langkah-langkah untuk menjamin keselamatan mereka.

“Kasus ini merupakan sebuah bukti perjuangan perempuan Bosnia yang telah menggabungkan kekuatan mereka untuk mencari keadilan, baik di dalam maupun di luar ruang pengadilan.”

 

Diterjemahkan oleh Marita Kurniasari Permata Dewi